Senin, 12 Desember 2011

hanya Untuk aku

Mengapa aku harus seperti sekarang ini.. aku juga ingin privacy dalam hidupku. tak bisa kah kamu menghargainya...tak ingin rasanya hidup harus diatur begini begitu.. kalau kamu mau mengaturnya, atur saja dirimu terlebih dahulu.
sakit rasanya.... ya Allah, hamba tau, hamba terlalu banyak memikul dosa. terkadang malu rasanya harus meminta pertolongan -Mu, sementara hamba selalu berbuat dosa. terulang, lagi-lagi terulang...
mungkinkah aku salah, aku hidup, aku punya hati, tak pantas kah aku mencintai??????? atau tak pantas kah aku dicintai.....
ya... mungkin memang belum waktunya aku mengenal cinta, benar apa kata ortu, bahwa semuanya "Akan Indah pada Waktunya" seperti bunga ini, indahkan?




hem... sakura... kau hanya ada dimusim2 tertentu. keindahanmu hanya dinikmati semu.. tak lama setelah itu, setelah musim berlalu, kau pun tak kan dapat dilihat lagi.... jadi aku harus seperti apa? seperti mawarkah? yang berduri tajam? hanya yang berhati2 memetiknya lah yang akan memperoleh keindahannya... ya.. aku ingin jadi mawar putih..... indah... dan seperti kata mereka, mawar putih melambangkan ketulusan cinta.. he.he.he....  mulai deh soal cinta nya....



Putih sebagai lambang cinta sejati, kesucian, kemurnian hati dan keagungan, akan lebih meyakinkan pada sang kekasih bahwa anda begitu mencintai dan menyayanginya. Mawar putih juga cocok diberikan untuk sahabat, karena putih mencerminkan persahabatn sejati.
  loh... kok malah cerita tentang bunga sih.. aku kan mau cerita tentang diriku...... pokoknya mau bunga apapun itu, aku tetap aku..... tak mau orang lain menggangu kehidupanku, pliss.... don't distrub me, if you have fill, please... go away from my life....untuk sementara. kalau hatiku uda bilang, ok, kamu boleh datang lagi.. tapi bukan untuk merusak perasaanku..... biarkan perasaan ini tetap indah, seindah tulip ini... he.he.he.. bunga lagi yang bakalan muncul nih.....

beuh.... udalah.. dari tadi bahas bunga aja... hatiku sapa yang mau tahu? kamu? g bisa diajak sharing ah....
terpaksa deh.... curhat ke diary lagi... maap ya my blog... bukannya aku tak mau berbagi cerita bersamamu, tapi takutnya kamu membocorkan rahasiaku ke yang lain... takut g aman aja.. so.. yang lebih aman, emang cuma diary tercinta.. tumpuan curahan hatiku.....
 






Tidak ada komentar:

Posting Komentar