Kamis, 13 Oktober 2011

SELF EFFICACY


Self Efficacy
Jika orang tidak yakin dapat memproduksi hasil yang mereka inginkan, mereka akan memiliki sedikit motivasi untuk bertindak. Bandura (1997) menambahkan satu elemen kognitif penting lain ke dalam teorinya: Self Efficacy. Self efficacy adalah ekspektasi --------- keyakinan (harapan) tentang seberapa jauh seseorang mampu melakukan satu perilaku dalam suatu situasi tertentu. Self efficacy yang positif adalah keyakinan untuk mampu melakukan perilaku yang dimaksud. Tanpa self efficacy (keyakinan tertentu yang sangat situasional), orang bahkan enggan mencoba melakukan suatu perikau. Menurut Bandura, self efficacy menentukan apakah kita  akan menunjukkan perilaku tertentu, sekuat apa kita dapat bertahan saat menghadapi kesulitan atau kegagalan, dan bagaimana kesuksesan atau kegagalan dalam suatu tugas tertentu mempengaruhi perilaku kita dimasa depan. Konsep self efficacy berbeda dengan lokus kontrol karena self efficacy adalah keyakinan bahwa kita mampu melakukan suatu perilaku dengan baik sementara lokus kontrol adalah keyakinan mengenai kemungkinan suatu perilaku tertentu mempengaruhi hasil akhir.
Keyakinan tentang Self Efficacy adalah hasil dari 4 jenis informasi, yaitu: (1) pengalaman kita dalam melakukan perilaku yang diharapkan atau perilaku yang serupa (kesuksesan dan kegagalan dimasa lalu); (2) melihat orang lain melakukan perilaku tersebut atau perilaku yang kurang lebih sama(vicarious experience); (3) persuasi verbal (bujukan orang lain yang bertujuan untuk menyemangati atau menjatuhkan performa); dan (4) apa perasaan kita tentang perilaku yang dimaksud (reaksi emosional). Dari empat informasi tersebut, pengalaman kita sendiri adalah sumber informasi terpenting. Selanjutnya, secara berurutan, ialah vicarious experience, persuasi verbal dan reaksi emosi emosional. Kita menggunakan empat sumber informasi tersebut untuk menentukan apakah kita kompeten melakukan perilaku tertentu. Hal ini adalah karakteristik kepribadian terpenting karena merupakan determinan utama perilaku kita.
Bandura juga telah mempraktekkan konstruk self efficacy dalam bidang kesehatan. Self efficacy terkait dengan aspek fiiologis kesehatan; orang yang tidak memiliki self efficacy mengalami stres yang berdampak pada kesehatan dan sistem imunnya. Self efficacy juga terkait dengan potensi individu untuk berperilaku sehat; orang yang tidak yakin bahwa mereka dapat melakukan suatu perilaku yang dapat menunjang kesehatan akan cenderung enggan mencobanya (Bandura, 1992, 1998)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar